Postingan

5 th

Gambar
Tidak ada rahasia yang benar-benar rahasia. Jika Donny Dhirgantoro punya cerita 5 cm, maka aku punya 5 th, 5 tahun. Inilah kisah 5 th yang aku sembunyikan. Meski sebenarnya ada banyak mata yang tahu kisah ini, tapi mungkin mereka telah melupakannya di ribuan hari yang lalu. Awalnya aku pun demikian. Namun ternyata aku tetap menyimpan setiap keping-keping kisahnya, walau aku harus dipertemukan lagi setelah 5 tahun, untuk menyatukan keping-keping itu agar menjadi ingatan yang utuh~ Kalau dihitung mundur dari sekarang. Maka kisah kali ini dimulai tahun pertengahan 2008. Saat itu aku masih memakai seragam SMP. Satu dari tiga sahabatku saat kelas 9 memberi kabar kalau di antara ratusan siswa baru, ada satu lelaki ciptaan Allah yang paling bersinar versi dia. Bibirnya yang merona merah menjadi daya tarik utamanya. Kami pun dibayangi rasa penasaran, bagaimana rupa si adik manis yang dua tahun di bawahku. Suatu hari saat istirahat kelas, aku, Fijria, Riris, dan Mudah, memulai misi ...

Lika-Liku Laki-Laki Tak Laku-Laku

Pagi begitu suram. Sapa hangat sinar mentari tak dapat menembus gumpalan awan hitam yang menghias langit. Paris anak ABG yang baru duduk dibangku sekolah kelas X- SMA ini masih sembunyi meringkuk dibalik selimut. Meskipun jarum jam kamarnya menunjukkan pukul 06.40 WIB. Byuur… satu ember air menghujam deras di tubuhnya. Spontan Paris terbangun dari alam tak sadarnya. Meskipun separuh jiwanya masih berkeliaran. Saat kedua mata Paris terbuka lebar-lebar dan separuh jiwanya telah kembali dan bersatu dengan raganya, Paris baru menyadari bahwa di hadapannya, sesosok wanita lengkap dengan senjata di tangan siap menggempur Paris habis-habisan. “Pa.. rriiissssss….. bangun!!!” Karena tidak membekali diri dengan persenjataan lengkap. Terpaksa sebelum mati di tempat, Paris segara melarikan diri ke kamar mandi. Paris berjalan menuju meja makan , lalu duduk tanpa ekspresi. Ayahnya hanya memperhatikan saja. Tapi dari lirikan mata sang ibu, Paris dapat meramalkan, ia akan mendapat nyanyian fals ...

Masih Liburan

Gambar
Lanjutan piknik ala 2012 A~ Bis mini melaju keluar gerbang Unesa. Semua wajah menggambarkan antusias yang menggebu-gebu. Suasana tiba-tiba bertambah riuh saat bis kami berpapasan dengan motor Pak Yasin yang sedang membonceng istrinya. FYI: Pak Yasin adalah staf TU di kantor prodi kami (aduhai~ Pak Yasin sama istrinya bak muda-mudi yang lagi kasmaran di atas motor, hihihihi bikin baver para jombowan dan jomblowati aja nih bapak :D). Suara Meyu melengking paling keras manggil Pak Yasin. Tapi yang dipanggil-panggil seluruh isi bis ga peka-peka juga, akhirnya bis pun meninggalkan Pak Yasin di belakang. Meski jalanan arah Wiyung macetnya luar biasa, tak butuh waktu lama bis kami masuk tol. Di jalanan tol yang lenggang, bis melaju dengan kecepatan penuh. Bye-bye Surabaya, Welcome Kota Batu <3. Kurang lebih pukul sepuluh, rombangan kami tiba di tujuan pertama. Wisata petik apel langsung di kebun petaninya. Ternyata ini belum benar-benar sampai. Kami harus berganti kendaraan deng...